Efektifitas Sensor Elektrokardiograf (EKG) AD8232 Untuk Mendeteksi Kelelahan Pada Saat Penggunaan Smartphone

  • Teguh Wijaksana Isma Politeknik Negeri Padang
  • Milda Yuliza
  • Tuti Angraini
  • Roza Susanti
Keywords: Elektrokardiograf (EKG), Real Time Clock (RTC), Smartphone, Kelelahan.

Abstract

Smartphones are electronic devices that are widely used in the current modern era. Ranging from children to adults are using smartphones. Lack of knowledge from smartphone users makes the use of smartphones improperly exceeding the body's limits. This makes a variety of negative impacts of using a smartphone. One way to overcome this problem is to use an electrocardiograph (ECG) sensor. The use ECG is to determine the fatigue of smartphone users based on heart rate rhythm. The sensor used as fatigue detection is the type AD8232. The result of this process is a secure or insecure condition for using a smartphone. When BPM is worth 60 <BPM <120, the condition of smartphone users is safe, whereas when BPM <60 or BPM> 120, the condition of smartphone users is unsafe. Based on the results that have been tested, the longer the use of a smartphone, the value of the BPM will sharply be reduced.

References

[1] Barakati, D.P. (2013). Dampak Penggunaan Smartphone dalam pembelajaran Bahasa inggris (persepsi mahasiswa). Jurnal elektronik fakultas sastra universitas sam ratulangi, 1(1).
[2] Indah Ramayani. (2015). Indonesia Raksasa teknologidigitalasia.https://kominfo.go.id/content/detail/6095/indonesia-raksasa teknologi-digital-asia/0/sorotan_media. (16 Juli 2019).
[3] Oroh, K., Pertiwi, J. M., & Runtuwene, T. (2016). Gambaran penggunaan ponsel pintar sebagai faktor risiko nyeri kepala primer pada mahasiswa angkatan 2013 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. e-CliniC, 4(2). Hal 6.
[4] Purnamasari, R., Hadiyoso, S., Rohmah, Y. S., & Ramdani, A. Z. Perhitungan Denyut Jantung Berdasarkan Sinyal Ekg Berbasis Fpga. Hal 1.
[5] Purwanda, Fendy., Triwiyanto., Welina Ratnayanti K. Rancang Bangun Elektrokardiograf Menggunakan Mikrokontroler Untuk Mendeteksi Ketidaknormalan Jantung. Universitas Airlangga.
[6] Sugiarto, W. R., Jusak, J., & Puspasari, I. (2016). Rancang Bangun Alat Elektrokardiograf Untuk Visualisasi, Perekaman, Dan Penyimpanan Sinyal Jantung. Journal JCONES, 5(2), 37-45. Hal 40
[7] Suryana, Y., & Aziz, R. (2018). Sistem Pemonitor Detak Jantung Portable Menggunakan Tiga Sensor Elektroda. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains Dan Teknologi, 4(1), 14-17. Hal 15.
[8] Wahyudi, E., & Hartati, S. (2017). Case-Based Reasoning untuk Diagnosis Penyakit Jantung. IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems), 11(1), 1-10. Hal 3
[9] Wikipedia. (2019). Heart rate. https://en.wikipedia.org/wiki/Heart_rate. (18 Juli 2019).
[10] Mohamad Sofie. Klasifikasi Citra Rekaman Sinyal Elektrokardiogram Menggunakan Metode Analisis Tekstur, K-Nn Dan Multilayer Perceptron. Jurnal SIMETRIS, Vol 7 No 1 April 2016
[11] Muhammad Irmansyah, Era Madona, Anggara Nasution. Design And Application Of Portable Heart Rate And Weight Measuring Tool For Premature Baby With Microcontroller Base," International Journal of GEOMATE, Sept., 2019 Vol.17, Issue 61, pp. 195 -201
[12] Mohammad Rofi’i. Identifikasi Fibrilasi Atrium Pada Isyarat Elektrokardiogram (EKG) Menggunakan Support Vector Machine (SVM). Jurnal SIMETRIS, Vol. 9 No. 1 April 2018
[13] Yuhefizar, Anggara Nasution, Roni Putra. Alat Monitoring Detak Jantung Untuk Pasien Beresiko Berbasis IoT Memanfaatkan Aplikasi OpenSID berbasis Web. Jurnal Resti (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi Vol 3 No 2 (2019): Agustus 2019. Hal. 265-270
[14] Bramasta Agnanda Setiawan, Sony Solehudin, Ira Puspasari,Jusak Jusak. Implementasi Pengamanan Transmisi Sinyal EKG
(Elektrokardiogram) secara Daring dengan Metode Anonimasi. Jurnal ELKOMIKA Vol 7 No.1 2019 Hal. 85-96
[15] Cinthia Aliwarga, Aloysius Adya Pramudita , Maria Angela Kartawidjaja. Kompresi Sinyal EKG menggunakan Teknik Parameter Extraction. Jurnal ELKOMIKA Vol 7 No.2 2019 Hal. 308-323
Published
2020-05-04